Strategi Pemasaran dalam Bisnis Franchise - Pawoon

Strategi Pemasaran dalam Bisnis Franchise

Usaha franchise atau waralaba merupakan suatu strategi bisnis untuk memperluas jaringan usaha kecil dengan cepat. Dengan adanya sistem franchise ini, para pebisnis tidak perlu lagi memikirkan jenis usaha yang akan dibuat. Dalam hal ini, pebisnis hanya perlu membeli hak waralaba dan kegiatan bisnis pun bisa segera dijalankan. Perlu Anda ketahui bahwa sistem franchise ternyata sudah dikenal di Indonesia sejak tahun 1950-an. Jadi, jangan heran jika saat ini banyak sekali berbagai usaha waralaba yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, bahkan hingga ke pelosok.

Bisnis franchise ternyata memiliki sejumlah kelebihan yang bisa dirasakan dalam mengembangkan usaha kecil, baik oleh franchisor atau pemberi waralaba, maupun franchisee atau penerima waralaba. Kelebihan bisnis waralaba bagi franchisor, di antaranya:

  1. Mampu mengembangkan usaha dengan cara yang mudah, yaitu dengan menginvestasikan modal dan sumber daya manusia yang kompeten.
  2. Adanya tambahan pendapatan dari penjualan hak franchise dan royalti yang diterima.
  3. Mampu membangun citra perusahaan dengan cepat, serta akan mengarahkan konsumen ke semua lokasi yang diwaralabakan.

Selain itu, ada pula kelebihan franchise yang bisa dirasakan oleh franchisee, yaitu sebagai berikut:

  1. Sebagai langkah untuk membuka usaha baru dengan meminimalisasi biaya kesalahan karena Anda hanya perlu mengembangkan usaha tersebut.
  2. Jika pengembangan dilakukan secara terus menerus, maka Anda akan mendapatkan produk terbaru untuk dipasarkan.
  3. Mampu menjangkau konsumen di sekitar tempat usaha Anda, terutama jika konsumen tersebut sudah sering mengkonsumsi produk yang diwaralabakan.
  4. Anda bisa menjadi bagian dari sebuah organisasi besar yang memiliki tujuan yang sama melalui bisnis franchise tersebut.
  5. Bisa menjadi keuntungan bagi Anda apabila dipromosikan oleh franchisor atau franchisee lain atas kegiatan bisnis waralaba yang Anda jalankan dengan baik.

Bisnis franchise memang sangat menjanjikan, terutama jika sudah banyak pelanggan setia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini tentunya akan memudahkan Anda dalam membuka usaha di daerah tempat Anda tinggal. Apalagi jika penduduk di sekitar Anda sudah sangat mengenal produk yang dijual oleh suatu perusahaan franchise. Meskipun demikian, ada beberapa tips dan hal yang perlu Anda persiapkan sebelum membuka bisnis waralaba, yaitu:

  1. Biaya awal, mulai dari Rp 10 juta sampai Rp 1 miliar. Biaya tersebut akan digunakan oleh penerima waralaba untuk membuat tempat usaha yang sesuai dengan spesifikasi dari pemberi waralaba dan untuk biaya penggunaan HAKI atau Hak Kekayaan Intelektual.
  2. Biaya royalti yang akan dibayarkan oleh penerima waralaba setiap bulan yang diambil dari laba operasional. Besarnya royalti tersebut mulai dari 5% hingga 15% dari laba kotor. Tetapi, standar yang digunakan biasanya 10% dari laba kotor untuk pembayaran royalti.
  3. Anda perlu selektif dalam memilih brand dari usaha franchise yang akan Anda jalani. Anda harus mempertimbangkan dengan baik jenis usaha tersebut. Anda pun harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di sekitar Anda, pangsa pasar, kemudahan akses, dan lain sebagainya.
  4. Buat perencanaan yang matang, mulai dari cara memasarkan, pemilihan lokasi, perekrutan karyawan, dan kegiatan operasional lainnya.
  5. Pelayanan dan kepuasan pelanggan adalah yang utama, karena dengan pelayanan yang baik konsumen akan merasa puas, serta citra dari brand waralaba tersebut akan semakin baik.
  6. Manfaatkan sumber daya yang diberikan oleh pihak franchisor dengan baik, mulai dari pendanaan, pelatihan, teknologi, dan lain sebagainya. Karena hal ini akan meningkatkan kualitas dan citra baik bagi perusahaan franchise.

Bagaimana? Anda siap menjalankan strategi pemasaran di atas untuk usaha kecil atau usaha franchise Anda?

WhatsApp chat