Ini Dia Prediksi Puncak Wabah Corona. Bagaimana Bisnis Anda? - Pawoon

Ini Dia Prediksi Puncak Wabah Corona. Bagaimana Bisnis Anda?

Semenjak dimulainya kegaduhan mengenai virus COVID-19 atau lebih dikenal dengan virus corona di Tiongkok awal tahun lalu, kini dunia sedang menghadapi krisis yang berkepanjangan. Krisis yang melanda dunia kesehatan ini, secara langsung berdampak pada pergerakan manusia juga terhadap bisnis. Mungkin, ini memang bukan saat yang bijak untuk memikirkan ekonomi saja karena kesehatan adalah prioritas. Namun, keberlangsungan kehidupan juga bergantung pada berjalannya roda industri.

Terhitung sejumlah ahli penyakit endemik dan ahli lainnya mulai menyuarakan perhitungan mereka mengenai puncak wabah. Sebab, semakin jelas kapan puncak wabah ini terjadi akan mempermudah kalkulasi untuk bersiap ke dalam tahap pemulihan, termasuk dalam sektor ekonomi. Lalu, kapan wabah ini akan berakhir?

Prediksi Badan Intelijen Negara (BIN)

Badan Intelijen Negara Republik Indonesia punya versi mereka mengenai puncak wabah corona ini. Menurut lembaga tersebut, wabah virus corona akan mencapai puncaknya di bulan Mei 2020. Hasil ini didapatkan dari simulasi angka pasien yang terjangkit virus COVID-19 ini. Menurut mereka, puncak akan terjadi dalam kurun waktu 60 hingga 80 hari pasca pasien pertama dikonfirmasi.

Prediksi ini tentu dapat dijadikan pertimbangan untuk memilih strategi bisnis yang tepat. Seperti biasanya, Indonesia akan memasuki masa-masa potensial untuk bisnis saat bulan Ramadhan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri. Tentu saja, strategi bisnis Anda yang sudah dibuat untuk menyongsong hari raya harus disesuaikan kembali dengan keadaan. 

Prediksi versi perguruan tinggi di Indonesia

Perguruan tinggi selalu menjadi pusat perhatian saat terjadinya wabah. Prediksi mereka didasarkan dengan perhitungan keilmuan dari masing-masing departemen. Beberapa perguruan tinggi di Indonesia juga memberikan pendapat mereka mengenai kapan puncak wabah ini berakhir. Institut Teknologi Bandung, misalnya, meralat pendapat mereka bahwa puncak wabah corona terjadi di pertengahan April dan menggesernya ke bulan Mei-Juni 2020. Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh BIN. 

Sementara itu, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) masih berpegang pada prediksi mereka mengenai puncak wabah yang akan terjadi pada pertengahan April ini. Seperti BIN, Universitas Gadjah Mada memprediksi pandemi ini akan benar-benar berakhir pada 29 Mei 2020.

Maksimalkan segala usaha agar cepat berlalu

Semua prediksi tersebut, tentu datang dengan berbagai persyaratan. Dengan pola penyebaran yang cepat melalui droplets, social distancing dan physical distancing pun sudah diberlakukan semenjak pertengahan Maret 2020. Kini (13/04), PSBB juga sudah diberlakukan oleh setidaknya 2 daerah berzona merah, yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat. Apabila pemberlakukan pembatasan skala besar ini berhasil dilakukan, maka perkembangan virus ini menyebar ke lebih banyak orang juga akan lebih ditekan sehingga prediksi puncak wabah tidak akan jauh bergerak melewati batas waktu prediksi.

Bagi bisnis terutama UMKM, tentu ini akan menjadi saat yang sulit. Beberapa kedai makanan pun masih tetap mencoba mengais rejeki di tengah wabah ini. Tentu merupakan hal yang berat, namun kebutuhan masyarakat akan makanan akan tetap ada. Begitu juga dengan retail, pebisnis ini pun mulai mengubah sistem mereka dengan membuka seluas-luasnya channel penjualan dan mengandalkan delivery system yang masih bekerja. Tentu saja, dengan mengedepankan safety system yang menguntungkan pebisnis, karyawan, maupun pembeli. 

 

WhatsApp chat