Bagaimana Program Kasir yang Tidak Efektif? - Pawoon

Bagaimana Program Kasir yang Tidak Efektif?

Program kasir yang baik menjadi incaran hampir seluruh pebisnis. Tidak heran, memang sudah menjadi hal yang lumrah bagi pebisnis untuk menginginkan segala yang terbaik bagi bisnis dan pelanggannya. Mulai dari memberikan bahan-bahan produksi yang baik sehingga barang yang dihasilkan dapat memiliki nilai yang bersaing hingga servis terbaik dari usaha jasa yang diberikan, semuanya penuh dengan perhitungan matang. Semuanya demi kepuasan pelanggan serta berjalannya bisnis yang dibangun. Nah, ciri-ciri program kasir yang tidak efektif apakah yang perlu dihindari pebisnis?

1. Butuh terlalu banyak alat

Waktu adalah uang, begitu hal yang dipercaya oleh banyak orang. Tahukah Anda, apa saja hal yang dapat menghemat waktu? Ya, beberapa di antaranya adalah memanfaatkan ruang dan effort dengan efisien sehingga Anda tidak perlu menghabiskan waktu dengan percuma. Memilih program kasir yang tepat adalah salah satu cara menghemat waktu bagi pebisnis. Software kasir yang membutuhkan terlalu banyak alat, misalnya, menjadi salah satu jalan menuju ketidakefektifan.

Dengan banyaknya alat, berarti akan ada banyak ruang yang dibutuhkan untuk menyimpan alat-alat tersebut. Sebagai pebisnis, Anda membutuhkan aplikasi kasir yang sudah mencakup semuanya, misalnya printer, layar untuk menunjukkan harga, hingga built in printer. Anda dapat memudahkan kegiatan transaksi tanpa harus sibuk dengan banyak alat yang berantakan dan menggunakan program kasir tersebut dengan nyaman.

2. Tidak terintegrasi

Kebutuhan pebisnis memang bukan hanya program kasir yang mencatat dan menghitung transaksi saja. Lebih dari itu, sebagian pebisnis berusaha memaksimalkan usahanya dengan bantuan software-software yang mendukung bisnis seperti pembuat laporan serta cara pembayaran yang dapat memudahkan pelanggan. Tujuannya, agar pelanggan senang berbelanja dan bisnis pun berjalan lancar.

Untuk itu, program kasir yang harus Anda hindari adalah yang tidak bekerja sama dengan berbagai pihak ketiga yang bisa memudahkan penjualan. Terlebih, jika fitur yang dibutuhkan memang tidak disediakan sendiri. Jika menggunakan program kasir ini, gerak Anda akan terbatas dengan fitur sederhana yang disiapkan dan tidak fleksibel melihat celah fitur yang lain memudahkan.

3. Terlalu banyak biaya tambahan

Efisiensi bukan hanya penting dilakukan untuk menghemat waktu, tapi juga biasa. Bayangkan saja kalau Anda harus merogoh kocek terlalu dalam atau disibukkan dengan tambahan fitur yang dijual satuan sehingga harus melakukan transaksi berkali-kali. Cukup repot, bukan? Untuk itu, cobalah menemukan program kasir yang menawarkan satu harga dan dapat dijangkau dengan program kasir Anda

Sebelum memilih program kasir, pastikan Anda sudah melakukan perhitungan apakah usaha tersebut sudah memerlukannya. Lalu, lakukan kalkulasi yang matang agar tidak salah pilih. Setidaknya, kalaupun Anda berusaha menggunakannya, pilih yang dapat memberikan fungsi maksimal dengan biaya yang dapat ditanggung usaha Anda.

4. Sulit digunakan

Mungkin, saat ini atau nanti Anda tidak selalu duduk di meja kasir dan menggunakan aplikasi program kasir untuk melakukan transaksi. Bukan tidak mungkin, di kemudian hari, Anda akan mendapatkan karyawan yang menggantikan posisi Anda di sana dan Anda pun akan melakukan tugas lain yang berhubungan dengan pengembangan bisnis. Ketika saat itu tiba, program kasir yang mudah digunakan adalah yang dibutuhkan.

Dengan penggunaan bahasa yang lebih ramah pengguna dan tampilan yang juga memudahkan, maka mengalihkan tugas kasir kepada orang lain bukan hal yang sulit. Jadi, hindari aplikasi kasir yang sulit digunakan. Sebab, nantinya akan menghabiskan waktu hanya untuk mempelajarinya.

Perlu diingat, tujuan pertama Anda menggunakan sebuah program kasir adalah untuk menghadirkan kemudahan. Jadi, pilih yang memudahkan dan mudah digunakan, ya!

WhatsApp chat