4 Tips Jitu Waralaba Makanan Makin Untung - Pawoon

4 Tips Jitu Waralaba Makanan Makin Untung

Bagi pengusaha, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata franchise. Franchise atau yang dikenal dengan waralaba adalah sebuah skema bisnis yang memberikan kesempatan bagi seseorang untuk mengambil nilai dari sebuah ide atau bisnis untuk digunakan. Dari digunakannya bisnis ini oleh orang tersebut, ia dapat memperoleh keuntungan, berdasarkan dengan kesepakatan yang sudah dibuat.

Jadi, tidak perlu pusing untuk memikirkan ide sendiri. Anda hanya tinggal memilih jenis bisnis yang sudah ada untuk dijalankan dan mendapatkan keuntungan. Jenis waralaba dengan modal minim yang sering dilakukan adalah dalam bidang kuliner. Alasannya, karena perputaran uang yang lebih cepat dan makanan selalu jadi kebutuhan primer. Lalu, bagaimana agar usaha ini dapat menguntungkan Anda? Simak penjelasannya berikut, yuk!

1. Kenal produk dan seluk beluknya lebih dalam

Dapatkah Anda memilih sesuatu tanpa mengetahui apa yang akan dipilih? Tentu, sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan. Jika Anda ingin menjalankan usaha waralaba kuliner, baiknya kenali lebih dalam mengenai produk yang akan dijual. Ajukan pertanyaan-pertanyaan, misalnya “apakah produk yang akan dijual?”, lalu “apakah yang menjadi kekuatan dari produk ini?”, dan pertanyaan lainnya yang cukup kritis. Jika sudah mengajukannya dan Anda cukup yakin, maka silakan lanjutkan memulai usaha waralaba kuliner tersebut.

Dengan mengetahui seluk-beluk produk dengan lebih dalam, Anda pun akan tahu bagaimana strategi yang dapat digunakan untuk memaksimalkan usaha tersebut. Jadi, jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, tentunya sudah memiliki persiapan yang baik.

2. Kenali target pasar

Hal lain yang perlu Anda ketahui lainnya dari usaha waralaba yang akan dilakukan adalah siapakah yang akan menjadi target Anda nantinya? Mulailah dari membuat profil pelanggan dan apa yang mereka sukai. Kalau perlu, buat lebih rinci. Pertanyaan pertama, misalnya, siapakah yang akan menjadi target market Anda dan bagaimana habit belanja mereka? Lihat kebiasaan pembeli dengan mengamati penjual yang sudah ada. Ajukan pertanyaan lebih dalam, misalnya “Jenis makanan apa yang dibeli?” atau “Kapan waktu yang ramai pembeli”?

Selain pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda juga membutuhkan lokasi yang cukup strategis dan mengakomodasi kegiatan dari pembeli. Jika pembeli waralaba makanan Anda didominasi anak sekolah, letakkan usaha Anda di lokasi yang dekat dengan tempat mereka berkumpul, misalnya sekolah atau tempat les. Jika ingin lebih fleksibel mengenai waktu, Anda dapat menempatkan usaha di dekat minimarket yang akan dikunjungi pada berbagai waktu, setiap harinya.

3. Buat bayangan pendanaan

Tidak jarang, satu dari beberapa hal yang menghambat usaha waralaba makanan adalah karena franchisee atau orang yang menggunakan franchise mengelola jenis usaha dengan cinta buta. Terlebih, penggunanya memang banyak yang merupakan pendatang baru di dunia perbisnisan. Hanya dengan bayangan kabur tentang keuntungan yang didapat, mereka berani mengambil lisensi franchise dan membukanya tanpa proyeksi yang jelas.

Hal pertama yang penting untuk dilakukan bagi pelaku bisnis waralaba adalah mengenali sistem yang diberikan oleh franchisor. Dengan modal tersebut, buat bayangan pendanaan yang jelas, mulai dari modal yang digunakan di awal, bagaimana laporan per bulannya, jadi bukan hanya mau tahu mengenai keuntungan yang didapat saja. Anda harus tahu secara terperinci mengenai sistem keuangan dan bayangan pendanaan yang dimiliki oleh waralaba tersebut.

4. Buat plan dan lengkapi dengan sistem yang baik

Selain untuk masalah keuangan yang menguntungkan bagi Anda sebagai franchisee, perlu juga mulai perhatikan strategi bisnis, dimulai dari Anda sebagai pelaku. Buat plan penjualan yang baik dan aplikasikan sistem yang juga dapat menguntungkan. Jangan hanya bergantung pada sistem yang diberikan franchisor, sebab, ini juga merupakan usaha Anda. Namun, tetap berada di jalur yang telah disepakati sebelumnya, ya!

Jika perlu, Anda pun perlu pro-aktif kepada franchisor untuk mendiskusikan kemungkinan peluang pengembangan bisnis dengan bergabung menjadi komite. Anda bisa mengajukan berbagai ide yang membuat bisnis ini dapat terus meraup keuntungan dan memberikan hasil positif bagi dana yang sudah diberikan. Misalnya, ide melengkapi waralaba dengan sistem software kasir yang memudahkan untuk melakukan transaksi hingga memantau merchant dari jauh. Bagaimana tipsnya, Sobat Pawoon? Mudah, kan? Dicoba, yuk!

 

WhatsApp chat