Yuk Catat! Ini Hal 3 Penting yang Harus Ada di Laporan Penjualan - Pawoon

Berkali-kali dapat revisi dari atasan setelah setor laporan penjualan? Itu tandanya, kamu belum mencantumkan data yang seharusnya. Untuk mencegah hal ini terjadi, kamu perlu tahu apa saja unsur penting yang harus ada dan tercantum di laporan penjualan, agar data yang tersaji lebih lengkap dan terperinci. 

Pada dasarnya, laporan penjualan tentu harus mencantumkan data penjualan yang terjadi pada kurun waktu yang dilaporkan: Harian, Mingguan, Bulanan, maupun Tahunan. Namun, selain data tersebut, ada beberapa data pendukung lain yang penting untuk dicantumkan pada laporan penjualan yang kamu buat. Tujuannya sudah pasti, untuk memberikan data yang lengkap dan terperinci, yang bisa memudahkan proses pengambilan strategi bisnis selanjutnya. Kira-kira apa saja laporan penting yang harus tercantum di laporan penjualan? Berikut ulasan lengkapnya. 

 

 

Pendapatan Kotor & Bersih

 

Hal pertama yang harus tercantum di laporan penjualan adalah hasil pendapatan yang masuk dari seluruh transaksi yang terjadi di toko offline maupun toko online. Jika kamu memiliki lebih dari satu cabang atau perangkat kasir di toko, tentunya kamu perlu memisahkan laporan per perangkat dan laporan per cabang, agar data yang ditampilkan lebih transparan dan terperinci. 

Kamu juga perlu menyajikan dua data, yakni pendapatan kotor (revenue) dan pendapatan bersih (profit). Data revenue bisa kamu dapatkan dengan menjumlahkan seluruh total pemasukan di toko. Setelah mendapatkan angka revenue, kamu bisa mulai menghitung jumlah profit dengan mengurangi jumlah revenue dengan biaya operasional atau modal yang dikeluarkan. 

 

Persentase Untung & Rugi

 

Tak cukup hanya dengan menyajikan data revenue dan profit, kamu juga perlu menyajikan data pendapat yang lebih lengkap, yakni jumlah keuntungan dan kerugian dalam kurun waktu tersebut. Dengan laporan yang lebih terperinci, kamu atau atasan akan lebih mudah menentukan strategi dan solusi bisnis sebagai langkah selanjutnya. 

Untuk mendapatkan laporan keuangan yang lebih mendetil dan lengkap, kamu bisa menggunakan bantuan pendukung seperti software akuntansi online yang bisa memberikan laporan keuangan seperti laporan untung & rugi yang bisa menyajikan data lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan kamu. 

Dalam sisi pemasaran (marketing), kamu bisa juga menyajikan data conversion rate. Dengan laporan ini, kamu bisa mengetahui seberapa efektif strategi bisnis maupun marketing yang kamu lakukan sebelumnya. Untuk mendapatkan hasil conversion rate yang optimal, kamu bisa melakukan beberapa strategi seperti memberikan tombol CTA (call to action) pada iklan yang dipasang.  

 

Laporan Operasional

 

Selain data yang berhubungan dengan uang dan pendapatan, kamu juga perlu menyajikan laporan pendukung tentang seluruh aset bisnis yang kamu punya. Kamu bisa mulai dengan melaporkan jumlah stok produk maupun bahan baku yang ada di toko. Dengan data tersebut, kamu bisa mengetahui jumlah aktual stok dan jumlah food waste yang ada di toko. 

Selain jumlah produk dan bahan baku, kamu juga perlu mencantumkan laporan mengenai aset yang berhubungan dengan operasional toko. Selain biaya perawatan dan kebersihan toko, laporan performa karyawan juga perlu ada di laporan bisnis. Laporan ini bisa menampilkan jumlah dan performa masing-masing pegawai, yang bisa menjadi referensi untuk proses review karyawan jika diperlukan. 

Selain itu, kamu juga bisa memberikan data pendukung seperti jumlah pelanggan baru dan jumlah total pelanggan yang dimiliki. Laporan ini dapat membantu pemilik usaha menentukan langkah atau strategi pemasaran yang efektif dan bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan di toko. 

 

Tips Membuat Laporan Penjualan yang Tepat

 

 

Selain unsur-unsur penting dalam laporan penjualan, kamu juga perlu mengetahui beberapa cara yang bisa dilakukan agar laporan kamu lebih tepat dan mudah dicerna. Dengan begitu, atasan kamu dapat lebih mudah mendapatkan data yang dibutuhkan untuk menghasilkan strategi bisnis yang lebih tepat sasaran. Apa saja sih, tips cermat dalam membuat laporan penjualan? 

  • Tentukan Tujuan 

Sebelum menyusun laporan penjualan, kamu perlu menentukan tujuan dan target yang kamu sasar. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menentukan lingkup data dan laporan yang akan kamu sajikan. Jika ingin menampilkan data yang bersifat general, pastikan kamu selalu menghubungkan data sesuai dengan konteks yang dimaksud, agar laporan yang disajikan tidak terlihat ambigu dan membingungkan. 

  • Perdalam Data

Untuk dapat menyajikan laporan yang lengkap dan terperinci, kamu perlu melakukan pengumpulan dan penganalisaan data yang dalam. Inilah mengapa, melakukan pencatatan penjualan manual sangat tidak disarankan, karena kurang efektif dan efisien dari berbagai sisi. Penggunaan aplikasi kasir online bisa sangat memudahkan proses pengumpulan data penjualan. Selain pencatatan digital, fitur laporan yang ada di aplikasi kasir seperti Pawoon POS juga siap menyajikan berbagai data yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan. 

  • Gunakan Visual

Laporan penjualan tentunya melibatkan banyak angka dan perhitungan yang bisa saja sulit dicerna dan dimengerti. Oleh karena itu, menggambarkan data dalam bentuk visual akan sangat memudahkan kamu dan atasan membaca laporan penjualan. Laporan dalam bentuk kurva, chart, maupun tabel interaktif bisa jadi solusi yang bisa membuat laporan lebih menarik dan mudah dimengerti. Namun yang perlu diingat adalah, tampak visual yang disajikan tidak boleh terlalu berlebihan dan harus tetap memuat informasi lengkap yang dibutuhkan.

 

Menyusun laporan penjualan bisa jadi pekerjaan yang sangat menantang. Karena selain informatif, laporan juga harus mudah dicerna dan tidak membingungkan saat dibaca. Bicara soal laporan lengkap yang informatif dan mudah dicerna, Pawoon POS bisa jadi solusi yang kamu butuhkan. Selain penyajian data lengkap 19+ jenis laporan, kamu juga bisa menyaring penyajian data berdasarkan outlet, tanggal, dan produk atau transaksi tertentu. 

Tersedia juga opsi Ekspor untuk mengunduh data laporan dalam format excel, yang bisa dijadikan data cadangan jika sewaktu waktu diperlukan. Tunggu apa lagi? Yuk, mudahkan proses pengolahan data penjualan dengan Pawoon POS! Coba gratis fiturnya, sekarang! 

 

 

facebook linkedin twitter link
Kembali
WhatsApp chat