Yuk, Bijak Kelola Limbah Sisa Makanan dengan Cara Ini!  - Pawoon

Mengelola bisnis kuliner tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi pemilik usaha. Salah satu hal yang seringkali luput diperhatikan adalah limbah sisa makanan atau food waste yang memerlukan pengelolaan yang baik. Mengapa hal ini jadi penting? 

Selain masuk dalam data kerugian di bisnis, limbah sisa makanan yang terbuang juga memberikan dampak yang cukup berbahaya di aspek lingkungan, lho! Bappenas mencatat, jumlah limbah sisa makanan di Indonesia mencapai hingga 48 ton per tahun (2000-2019), yang menghasilkan emisi total gas rumah kaca sebesar 1.702,9 Megaton CO2-ek. (CNN Indonesia, 2021)

Yuk, jadi pemilik bisnis yang lebih bijak dan peduli lingkungan dengan mengelola limbah sisa makan dengan mengikuti beberapa cara di bawah ini! 

 

sisa makanan

 

Kelola Stok dengan Optimal

 

Pengelolaan stok produk dan bahan baku dalam bisnis kuliner cukup berhubungan langsung dengan pengelolaan limbah sisa makanan yang diproduksi, khususnya untuk bisnis kuliner yang banyak menggunakan bahan bahan mentah dan segar. Oleh karena itu, kamu membutuhkan sistem pencatatan bahan baku yang dapat membantu kamu mengelola semua produk yang dibeli, diolah, dan dibuang. 

Untuk hasil yang maksimal, kamu perlu menggunakan tools tambahan seperti aplikasi kasir yang bisa mengakomodir kebutuhan tersebut. Selain secara kuantitas, pencatatan stok dan bahan baku melalui sistem kasir bisa menyajikan data secara nominal, yang bisa membantu kamu mengetahui jumlah kerugian dari setiap produk dan bahan baku yang terbuang. 

 

Perhatikan Lokasi Penyimpanan 

 

Selain mengelola alur stok bahan baku, kamu juga perlu memperhatikan hal lain seperti penyimpanan stok yang ada di toko atau di gudang. Bisnis kuliner yang memiliki banyak bahan baku mentah perlu menyiapkan skenario penyimpanan bahan baku yang bisa membuat bahan baku lebih awet dan tidak cepat rusak. 

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menyiapkan tempat penyimpanan yang layak dengan beberapa kriteria seperti suhu ruangan, sirkulasi udara, dan tata letak ruang penyimpanan. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan alat pendukung seperti lemari pendingin atau freezer yang bisa menyimpan lebih banyak bahan baku segar dan membuatnya lebih tahan lama. 

Selain melakukan pencatatan dan memperhatikan penyimpanan bahan baku dan produk, kamu juga perlu bijak memperhatikan detil produk seperti melihat dan mencatat tanggal kedaluarsa setiap bahan baku yang dibeli. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah mengetahui kualitas produk dan bahan baku, sehingga lebih mudah pula mengelolanya. 

 

Cermat Belanja Bahan Baku

 

Pengelolaan bahan baku dan kebutuhan toko juga perlu diimbangi dengan proses belanja yang cermat. Selain memilih kualitas dan harga produk yang terbaik, kamu punya perlu bijak dan cermat memilih tempat belanja bahan baku yang aman, terpercaya, dan berkualitas. Kita bukan hanya bicara soal kualitas produk yang dijual, namun proses pemesanan yang praktis dan pengiriman yang terjamin aman sampai tujuan. 

Untuk semakin memudahkan pemilik bisnis menjaga kualitas terbaik, Pawoon menghadirkan Pawoon Grosir, sebuah platform belanja bahan baku online yang aman, mudah, dan terpercaya. Kamu bisa melengkapi segala kebutuhan di toko dengan proses belanja yang praktis dan pengiriman yang cepat. 

 

food waste

 

Pawoon Grosir juga terhubung dengan dashboard Pawoon, lho! Jadi jika sewaktu-waktu muncul notifikasi stok habis di dashboard, kamu bisa langsung belanja keperluan yang dibutuhkan tanpa ribet! Selain Pawoon Grosir, masih banyak fitur menarik di Pawoon yang siap memaksimalkan perkembangan bisnismu dengan cara yang lebih mudah dan efisien. Yuk langganan Pawoon sekarang dan nikmati segala kemudahan berbisnis yang anti ribet! 

 

facebook linkedin twitter link
Kembali
WhatsApp chat