Tips Menjadi Seorang Pemimpin Bisnis (Leader) - Pawoon

Tips Menjadi Seorang Pemimpin Bisnis (Leader)

Menjadi seorang pemimpin tidak pernah mudah, apalagi seorang pemimpin bisnis. Di satu sisi, Anda harus memikirkan cara untuk terus menghasilkan keuntungan. Di sisi lain, Anda juga harus mencari cara untuk memberdayakan sumber daya manusia yang Anda punya. Menyeimbangkan keduanya memang tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Oleh sebab itu, berikut empat tips yang bisa coba Anda lakukan untuk menjadi seorang pemimpin bisnis yang baik:

1. Bekerjasamalah dengan tim

Seseorang bisa dikatakan seorang pemimpin ketika mereka ikut turun ke lapangan dan bekerjasama dengan seluruh anggota timnya, bukan hanya duduk diam di sofa empuk lalu rajin memberi perintah. Anda memang tidak harus turun ke lapangan setiap waktu, tetapi setidaknya, lakukanlah kebiasaan ini secara berkala. Untuk memahami sepenuhnya orang-orang yang bekerja dengan Anda, atau untuk mengetahui cara terbaik dalam memimpin mereka, tidak ada cara yang lebih efektif selain ikut melakukan pekerjaan yang mereka lakukan.

Sebagai contoh, jika Anda menginstruksikan anggota tim Anda untuk melakukan promosi melalui media sosial, maka bantulah anggota tim tersebut dengan mengajaknya diskusi mengenai target atau ekspektasi dari Anda sebagai pemimpin. Setelah itu, bicarakan konten yang sebaiknya diunggah dan hal-hal yang sebaiknya Ia hindari karena akan mencoreng nama baik perusahaan. Anda hanya harus melakukan ini di awal, biarkan anggota tim Anda berkreasi dengan kemampuannya. Pantau, dan tunggu hasilnya. Jika masih ada yang salah, ajak lagi duduk bersama, evaluasi, dan kembali biarkan mereka berkreasi.

2. Delegasi

Turun ke lapangan dan bekerjasama dengan anggota tim bukan berarti memberi instruksi lalu mengawalnya secara ketat. Anda harus belajar untuk memercayai kemampuan para anggota tim Anda supaya merasakan progress terhadap diri atau perusahaan Anda. Perlu diingat, mempercayakan ide besar Anda kepada anggota tim adalah tanda kekuatan Anda, bukan menunjukkan bahwa Anda semakin lemah. 

Mendelegasikan tugas ke orang-orang yang tepat adalah salah satu keterampilan yang harus terus diasah jika Anda ingin menjadi seorang pemimpin bisnis yang profesional. Untuk itu, cari tahulah bidang mana yang masing-masing karyawan Anda paling kuasai, kemudian serahkan tugas tersebut untuk mereka. Orang-orang yang diberi tanggung jawab akan hal-hal yang disukainya cenderung memberikan hasil yang lebih memuaskan. 

Selain itu, pendelegasian tugas seperti ini juga sebagai tanda bahwa Anda, sebagai pemimpin mereka, mempercayai mereka. Hal tersebut juga akan memberikan Anda waktu lebih banyak untuk mengerjakan tugas-tugas lainnya, yang tidak bisa Anda delegasikan kepada siapapun. Pendelegasian tugas adalah tindakan yang sederhana, namun jika Anda lakukan dengan seimbang, maka hal tersebut akan berdampak besar pada produktivitas bisnis Anda.

3. Memahami bahwa tidak ada orang yang sempurna

Seorang pemimpin juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong seluruh anggota timnya mencapai hasil yang lebih baik setiap harinya. Namun jika hasil yang didapat tidak sesuai ekspektasi, atau tidak lebih baik dari yang sebelumnya, maka tidak sedikit pemimpin yang langsung mencaci dan menghakimi bahwa apa yang dilakukan oleh timnya belum maksimal.

Jika Anda berniat untuk menjadi seorang pemimpin yang bijaksana, cobalah untuk mengendalikan diri Anda, sadari bahwa memang tidak ada orang yang sempurna. Dibanding hanya memarahi mereka dengan kata-kata negatif, cobalah untuk kembali membangun mood dengan duduk bersama dan melakukan evaluasi. Anda boleh tegas mengatakan bahwa apa yang anggota tim Anda lakukan tidak membuat Anda puas, tetapi setelah itu, berikan instruksi mengenai apa yang seharusnya mereka lakukan. Kemajuan membutuhkan kesabaran, dan seorang pemimpin yang baik memahami hal itu.

4. Terus belajar

Banyak orang yang merasa bahwa menjadi pemimpin adalah titik pencapaian tertinggi, dimana Anda cukup menerima gaji dan berhenti belajar. Padahal, demi semua anggota tim dan kemajuan usaha bisnis Anda, Anda tidak bisa menjadi seseorang yang ketinggalan jaman karena tidak lagi memperbarui pengetahuan. 

Oleh sebab itu, cobalah untuk kembali mempelajari bidang usaha Anda, bagaimana karakteristik tim Anda, atau hal-hal baru lainnya setiap hari. Perluaslah perspektif pemikiran Anda supaya demi terciptanya inovasi-inovasi baru. Dengan melakukan hal tersebut, secara tidak langsung Anda juga membuat seluruh anggota tim Anda lebih percaya diri.

Memiliki ide bisnis yang cemerlang dan merakit sebuah tim untuk menghidupkan ide tersebut adalah langkah awal dalam menciptakan sebuah usaha bisnis yang sukses. Namun, seketika setelah Anda memiliki orang pertama yang bekerja di bawah kendali Anda, maka Anda juga telah mengambil langkah pertama untuk menjadi seorang pemimpin. Menjadi pemimpin itu biasa, namun menjadi pemimpin yang hebat itu baru luar biasa. Dibalik semua usaha Anda untuk mendapatkan gelar tersebut, jangan pula lupakan bahwa pemimpin besar tidak takut mengakui bahwa mereka tidak sempurna. Bila Anda cukup rendah hati untuk berbagi hambatan dan cara mengatasinya dengan tim Anda, maka sama saja Anda sedang memperkuat bisnis dan membangun budaya yang lebih kohesif.

 

WhatsApp chat