Cara Sukses Menarik Pelanggan Kembali Ke Toko Anda

Cara Sukses Menggunakan Aroma Sebagai Strategi Marketing Anda

Membuka usaha sendiri dapat dikatakan mudah namun juga sulit. Di samping modal berupa dana, banyak stratgegi bisnis yang perlu dipelajari dalam menjalankan usaha.

Ada begitu banyak cara sukses dalam berbisnis tersebar di seluruh media online maupun offline. Salah satu cara berbisnis yang dilakukan oleh banyak merek terkenal di antaranya ialah strategi marketing dalam penggunaan aroma.

Apakah Anda tahu, bahwa aroma merupakan sebuah strategi marketing yang tepat, mudah sekaligus hemat biaya?

Contohnya seperti sebuah restoran yang sengaja menempatkan dapurnya di bagian depan restoran. Ketika si koki mulai memasak, aromanya tercium jauh sehingga mengundang orang-orang di sekelilingnya untuk datang.

Mengapa aroma merupakan strategi marketing jitu?

Toko retail Anda adalah tempat para pengunjung akan menghabiskan waktu memilih-milih barang atau jasa yang akan Anda tawarkan. Lamanya waktu berkunjung, ditentukan oleh kenyamanan serta nuansa dalam toko retail Anda. Semakin lama mereka di dalam, maka semakin besar pula kemungkinan pengunjung akan membeli lebih.

Tampilan visual seperti dekorasi, seragam karyawan, serta tata letak furniture sangatlah penting, namun semuanya kurang lengkap tanpa adanya aroma khas dari toko Anda.

Ambil contoh sebuah toko retail kopi terkenal Starbucks, memiliki nuansa khas dekorasi serba coklat dari kayu beserta harumnya aroma kopi yang membuat Anda betah berlama-lama di dalam. Meski lokasi cabang retail berbeda-beda, namun Anda merasakan nuansa yang sama, dan secara tidak langsung Anda pun akan berkata dalam hati “Saya sedang berada di Starbucks.”

Seperti inilah contoh paduan visual serta aroma yang pas sehingga akan selalu diingat dan melekat di hati pengunjung.

Penjelasan ilmiah mengapa aroma tak kalah penting dari tampilan visual

Otak kita lebih mudah menangkap wewangian ketimbang apa yang ditampilkan dari mata. Menurut penelitian, orang dewasa mampu membedakan wewangian hingga 10.000 macam. Tidak seperti panca indera yang lain, aroma merupakan satu hal yang langsung diproses ke berbagai sel otak tanpa harus melewati bagian otak sentral terlebih dahulu.

Mungkin sebagian dari kita telah mengetahui bahwa aroma atau wewangian merupakan hal yang paling mudah diingat. Memang benar demikian adanya, sebagian besar dari kita akan lebih mudah mengingat aroma kopi tertentu ketimbang rasanya.

Aroma sebagai strategi marketing dalam sebuah bisnis

Banyak perusahaan besar di dunia yang percaya bahwa aroma memiliki pengaruh besar kepada pelanggan. Bahkan sebuah perusahaan retail sepatu yang telah mendunia, mengaku bahwa penjualannya meningkat hingga 80 persen, dan kedai kopi mendunia lainnya mengklaim penjualannya meningkatkan hingga 300 persen.

Aroma sebagai strategi pemasaran bukanlah sekedar teori di atas kertas, melainkan telah terbukti secara nyata. Paduan yang tepat antara aroma, nuansa toko serta produk yang Anda tawarkan merupakan cara sukses yang sangat menentukan tingkat penjualan.

Aroma sesuai gender pun sangat berpengaruh. Sebagai contoh jika Anda menjual produk perempuan seperti baju, tas atau aksesoris, buatlah ruangan tersebut beraroma lebih ‘feminim’ lengkap dengan dekorasi yang terlihat lebih girly.

Selain aroma sesuai gender, stragtegi bisnis aroma lainnya bisa disesuaikan dengan hari perayaan tertentu juga sangat berpengaruh. Sebagai contoh saat mendekati atau saat perayaan Natal, aroma kertas kado beserta wewangian cenderung lebih segar akan melekat di hati pelanggan. Begitu juga dengan perayaan Lebaran, aroma dari daun ketupat dapat menjadi pilihan.

Intinya ialah paduan kenyamanan seluruh indera manusia. Seperti yang telah dijelaskan di atas, paduan antara aroma, dekorasi, dengan produk yang Anda tawarkan sangat menentukan. Tak lupa alunan musik yang tepat sehingga pelanggan makin betah berlama-lama di toko Anda.

Cara tepat memanfaatkan aroma sebagai strategi bisnis

Tak ada cara khusus untuk dapat memulainya, Anda cukup mencobanya saja. Selain melakukan riset mengenai apa yang disukai oleh target market Anda, trial & error adalah kuncinya.

Anda dapat meminta pendapat pengunjung melalui kertas tanggapan yang dapat Anda berikan sebelum pengunjung pergi meninggalkan toko Anda. Atau Anda dapat mengirimkan kuisioner atau feedback melalui email kepada pelanggan, tentunya Anda dapat memperolehnya atas persetujuan dari pelanggan tersebut.

Telah banyak perusahaan yang menerapkan aroma sebagai strategi pemasaran mereka. Aroma sebagai strategi marketing juga tergolong sangat mudah, murah dan beresiko kecil. Jika Anda tak memiliki mesin pengharum ruangan, Anda dapat menggantinya dengan peralatan aromatherapy yang lebih mudah diperoleh dan tentunya jauh lebih murah.

Tak ada lagi alasan untuk tidak bereksperimen dengan aroma di toko Anda. Jadi, tunggu apa lagi?